counters

Rabu, 30 Oktober 2013

Brain Food

Memberi Nutrisi dan Mengasah Otak

Memasuki masa menopause, tubuh juga mengalami perubahan, yang terutama adalah hormon estrogen kian berkurang dan akhirnya habis. Padahal estrogen berfungsi sebagai fasilitator yang mengantar informasi ke dan dari pusat memori. Saat estrogen berkurang, maka proses ini melemah. Hal ini berdampak pada menurunnya ingatan. Menurunnya estrogen juga memicu peningkatan hormon kortisol yang menyebabkan stres atau depresi.
  
Agar otak Anda tetap dapat melakukan “tugas”nya, ada baiknya Anda mengonsumsi nutrisi bagi otak. Nutrisi berikut ini harus selalu ada dalam menu makan Anda karena baik bagi kesehatan otak :


Omega 3
Terdapat dalam ikan tuna, sardine, makarel.
Manfaat : mencegah migrain dan sakit jantung.

Vitamin B1
Terdapat dalam kacang dan gandum.
Manfaat : mencegah depresi, pikun, dan kesulitan berkonsentrasi.


Vitamin B12
Terdapat dalam ikan, daging ayam, telur, susu.
Manfaat : membantu konsentrasi

Bioflavonoid
Terdapat dalam buah jeruk.
Manfaat : meredam emosi, seperti  cemas yang membuat jantung bekerja keras.

Potasium
Terdapat dalam jus jeruk, pisang, buah kering, daging, selai kacang.
Manfaat : mencegah rasa cepat lelah, cemas, depresi dan menjaga kesehatan jantung.




 Otak kiri vs Otak Kanan
 
Mana yang lebih dominan, otak kanan atau otak kiri Anda? Maureen Miller Pelletier, M.D. dan Deborah S. Romaine dalam buku The Complete Idiot's Guide to Menopause memberikan beberapa latihan yang dapat Anda lakukan untuk melatih bagian otak yang tidak dominan.

Otak kanan:
1. Ambil kunci mobil, lalu pergilah tanpa membuat rencana apapun. Dengan demikian, otak Anda akan terlatih untuk kreatif memilih tempat tujuan dan berapa lama Anda akan pergi.
2. Siapkan hidangan favorit Anda hanya berdasarkan ingatan, tanpa 'mencontek'dari buku resep.
3. Berbaring di tempat tidur 10 menit lebih lama setelah Anda bangun tidur dan biarkan pikiran Anda melayang.
4. Berlari atau bersepeda secepat mungkin.
5. Berbicara pada diri sendiri dengan suara kencang.


Otak kiri:
1.Susun koleksi CD musik Anda secara berurutan berdasarkan abjad. Dengan demikian,
otak Anda dilatih untuk bekerja secara teratur.
2.Bermain catur. Anda akan dituntut untuk membuat strategi dan berpikir secara
sistematis untuk mencapai tujuan tertentu.
3.Tulislah di selembar kertas rencana kegiatan Anda hari ini dan kerjakan.
4.Berlatih merakit sesuatu mengikuti instruksi yang tersedia, contohnya merakit rak baru.
5.Cocokkan pasangan-pasangan stoking atau kaus kaki (untuk olahraga) Anda, lalu lipatlah dengan rapi.





Asah intuisi Anda
Intuisi atau firasat tidak datang dari langit. Maureen Miller Pelletier, M.D dan Deborah S. Romaine dalam buku The Complete Idiot's Guide to Menopause menyatakan, intuisi seringkali menandakan bahwa
otak memproses informasi secara tidak sadar dan dalam waktu sangat cepat. Orang-orang yang percaya pada intuisi mereka biasanya sering membuahkan ide-ide cemerlang.
  
Maka, 'asah' intuisi Anda. Jika  intuisi itu datang, sekecil apa pun, jangan abaikan. Catat semua firasat yang muncul, lalu perhatikan apa yang Anda rasakan, bagaimana Anda bereaksi, dan apa yang terjadi kemudian.  Mungkin Anda akan terkejut  ketika tahu bahwa firasat Anda bekerja lebih baik daripada yang Anda pikirkan. 

Rabu, 30 Oktober 2013

Brain Food

Memberi Nutrisi dan Mengasah Otak

Memasuki masa menopause, tubuh juga mengalami perubahan, yang terutama adalah hormon estrogen kian berkurang dan akhirnya habis. Padahal estrogen berfungsi sebagai fasilitator yang mengantar informasi ke dan dari pusat memori. Saat estrogen berkurang, maka proses ini melemah. Hal ini berdampak pada menurunnya ingatan. Menurunnya estrogen juga memicu peningkatan hormon kortisol yang menyebabkan stres atau depresi.
  
Agar otak Anda tetap dapat melakukan “tugas”nya, ada baiknya Anda mengonsumsi nutrisi bagi otak. Nutrisi berikut ini harus selalu ada dalam menu makan Anda karena baik bagi kesehatan otak :


Omega 3
Terdapat dalam ikan tuna, sardine, makarel.
Manfaat : mencegah migrain dan sakit jantung.

Vitamin B1
Terdapat dalam kacang dan gandum.
Manfaat : mencegah depresi, pikun, dan kesulitan berkonsentrasi.


Vitamin B12
Terdapat dalam ikan, daging ayam, telur, susu.
Manfaat : membantu konsentrasi

Bioflavonoid
Terdapat dalam buah jeruk.
Manfaat : meredam emosi, seperti  cemas yang membuat jantung bekerja keras.

Potasium
Terdapat dalam jus jeruk, pisang, buah kering, daging, selai kacang.
Manfaat : mencegah rasa cepat lelah, cemas, depresi dan menjaga kesehatan jantung.




 Otak kiri vs Otak Kanan
 
Mana yang lebih dominan, otak kanan atau otak kiri Anda? Maureen Miller Pelletier, M.D. dan Deborah S. Romaine dalam buku The Complete Idiot's Guide to Menopause memberikan beberapa latihan yang dapat Anda lakukan untuk melatih bagian otak yang tidak dominan.

Otak kanan:
1. Ambil kunci mobil, lalu pergilah tanpa membuat rencana apapun. Dengan demikian, otak Anda akan terlatih untuk kreatif memilih tempat tujuan dan berapa lama Anda akan pergi.
2. Siapkan hidangan favorit Anda hanya berdasarkan ingatan, tanpa 'mencontek'dari buku resep.
3. Berbaring di tempat tidur 10 menit lebih lama setelah Anda bangun tidur dan biarkan pikiran Anda melayang.
4. Berlari atau bersepeda secepat mungkin.
5. Berbicara pada diri sendiri dengan suara kencang.


Otak kiri:
1.Susun koleksi CD musik Anda secara berurutan berdasarkan abjad. Dengan demikian,
otak Anda dilatih untuk bekerja secara teratur.
2.Bermain catur. Anda akan dituntut untuk membuat strategi dan berpikir secara
sistematis untuk mencapai tujuan tertentu.
3.Tulislah di selembar kertas rencana kegiatan Anda hari ini dan kerjakan.
4.Berlatih merakit sesuatu mengikuti instruksi yang tersedia, contohnya merakit rak baru.
5.Cocokkan pasangan-pasangan stoking atau kaus kaki (untuk olahraga) Anda, lalu lipatlah dengan rapi.





Asah intuisi Anda
Intuisi atau firasat tidak datang dari langit. Maureen Miller Pelletier, M.D dan Deborah S. Romaine dalam buku The Complete Idiot's Guide to Menopause menyatakan, intuisi seringkali menandakan bahwa
otak memproses informasi secara tidak sadar dan dalam waktu sangat cepat. Orang-orang yang percaya pada intuisi mereka biasanya sering membuahkan ide-ide cemerlang.
  
Maka, 'asah' intuisi Anda. Jika  intuisi itu datang, sekecil apa pun, jangan abaikan. Catat semua firasat yang muncul, lalu perhatikan apa yang Anda rasakan, bagaimana Anda bereaksi, dan apa yang terjadi kemudian.  Mungkin Anda akan terkejut  ketika tahu bahwa firasat Anda bekerja lebih baik daripada yang Anda pikirkan. 
Strip kode cbox sobat

close

Brain Food

Memberi Nutrisi dan Mengasah Otak

Memasuki masa menopause, tubuh juga mengalami perubahan, yang terutama adalah hormon estrogen kian berkurang dan akhirnya habis. Padahal estrogen berfungsi sebagai fasilitator yang mengantar informasi ke dan dari pusat memori. Saat estrogen berkurang, maka proses ini melemah. Hal ini berdampak pada menurunnya ingatan. Menurunnya estrogen juga memicu peningkatan hormon kortisol yang menyebabkan stres atau depresi.
  
Agar otak Anda tetap dapat melakukan “tugas”nya, ada baiknya Anda mengonsumsi nutrisi bagi otak. Nutrisi berikut ini harus selalu ada dalam menu makan Anda karena baik bagi kesehatan otak :


Omega 3
Terdapat dalam ikan tuna, sardine, makarel.
Manfaat : mencegah migrain dan sakit jantung.

Vitamin B1
Terdapat dalam kacang dan gandum.
Manfaat : mencegah depresi, pikun, dan kesulitan berkonsentrasi.


Vitamin B12
Terdapat dalam ikan, daging ayam, telur, susu.
Manfaat : membantu konsentrasi

Bioflavonoid
Terdapat dalam buah jeruk.
Manfaat : meredam emosi, seperti  cemas yang membuat jantung bekerja keras.

Potasium
Terdapat dalam jus jeruk, pisang, buah kering, daging, selai kacang.
Manfaat : mencegah rasa cepat lelah, cemas, depresi dan menjaga kesehatan jantung.




 Otak kiri vs Otak Kanan
 
Mana yang lebih dominan, otak kanan atau otak kiri Anda? Maureen Miller Pelletier, M.D. dan Deborah S. Romaine dalam buku The Complete Idiot's Guide to Menopause memberikan beberapa latihan yang dapat Anda lakukan untuk melatih bagian otak yang tidak dominan.

Otak kanan:
1. Ambil kunci mobil, lalu pergilah tanpa membuat rencana apapun. Dengan demikian, otak Anda akan terlatih untuk kreatif memilih tempat tujuan dan berapa lama Anda akan pergi.
2. Siapkan hidangan favorit Anda hanya berdasarkan ingatan, tanpa 'mencontek'dari buku resep.
3. Berbaring di tempat tidur 10 menit lebih lama setelah Anda bangun tidur dan biarkan pikiran Anda melayang.
4. Berlari atau bersepeda secepat mungkin.
5. Berbicara pada diri sendiri dengan suara kencang.


Otak kiri:
1.Susun koleksi CD musik Anda secara berurutan berdasarkan abjad. Dengan demikian,
otak Anda dilatih untuk bekerja secara teratur.
2.Bermain catur. Anda akan dituntut untuk membuat strategi dan berpikir secara
sistematis untuk mencapai tujuan tertentu.
3.Tulislah di selembar kertas rencana kegiatan Anda hari ini dan kerjakan.
4.Berlatih merakit sesuatu mengikuti instruksi yang tersedia, contohnya merakit rak baru.
5.Cocokkan pasangan-pasangan stoking atau kaus kaki (untuk olahraga) Anda, lalu lipatlah dengan rapi.





Asah intuisi Anda
Intuisi atau firasat tidak datang dari langit. Maureen Miller Pelletier, M.D dan Deborah S. Romaine dalam buku The Complete Idiot's Guide to Menopause menyatakan, intuisi seringkali menandakan bahwa
otak memproses informasi secara tidak sadar dan dalam waktu sangat cepat. Orang-orang yang percaya pada intuisi mereka biasanya sering membuahkan ide-ide cemerlang.
  
Maka, 'asah' intuisi Anda. Jika  intuisi itu datang, sekecil apa pun, jangan abaikan. Catat semua firasat yang muncul, lalu perhatikan apa yang Anda rasakan, bagaimana Anda bereaksi, dan apa yang terjadi kemudian.  Mungkin Anda akan terkejut  ketika tahu bahwa firasat Anda bekerja lebih baik daripada yang Anda pikirkan. 

counters